- Homepage
- ADVETORIAL
- DPRD PPU Kawal Pembangunan Jembatan Tol Penajam–Balikpapan, Pastikan Proyek Tak Sekadar Wacana Narasi Berita:
DPRD PPU Kawal Pembangunan Jembatan Tol Penajam–Balikpapan, Pastikan Proyek Tak Sekadar Wacana Narasi Berita:

RISALAH, PENAJAM – Rencana pembangunan jembatan tol penghubung Penajam–Balikpapan kembali menjadi perhatian serius DPRD Penajam Paser Utara (PPU). Ketua DPRD PPU, Raup Muin, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses agar proyek strategis tersebut tidak berhenti sebagai sekadar wacana.
“Infrastruktur ini merupakan kebutuhan penting bagi mobilitas masyarakat antarwilayah, apalagi untuk PPU,” ujar Raup, (03/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa jembatan yang direncanakan menghubungkan Nipah-Nipah dengan Melawai itu akan memberikan dampak besar terhadap percepatan akses dan mendorong pergerakan ekonomi wilayah.
“Ya kami memastikan dukungan politik di DPRD tetap solid untuk mendorong realisasi proyek ini,” tambahnya.
Menurut Raup, pembahasan mengenai pembangunan jembatan tersebut sebenarnya telah berlangsung sejak sebelum pandemi Covid-19. Rancangan teknis hingga estimasi kebutuhan anggaran pernah dibahas bersama pemerintah daerah, namun kendala biaya menjadi hambatan utama untuk memulai pembangunan.
Minimnya kemampuan APBD PPU ditambah pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) hingga 50 persen membuat proyek ini sepenuhnya harus bergantung pada dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
“Kami sudah komunikasikan ke pusat. Eksekusi ada di kementerian,” terangnya.
Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan agar proyek tidak terhapus dari daftar prioritas nasional. Dukungan kementerian disebut menjadi penentu utama dalam merealisasikan pembangunan jembatan tersebut.
DPRD PPU, lanjut Raup, akan mempertahankan sikap konsisten dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur penghubung itu. Sebab, jembatan ini bukan hanya proyek fisik, tetapi kebutuhan mendasar untuk penguatan konektivitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semua rencana pembangunan harus diupayakan sampai terealisasi, utamanya yang memberi manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (ADV)




