RISALAH

Aktual dan Terpercaya

Penajam Paser Utara

Bupati Mudyat Anugerahkan Penghargaan TJSL kepada PT WKP dan PT STN

Teks: Bupati PPU, Mudyat Noor saat menyerahkan penghargaan kepada manajemen PT WKP dan PT STN di Lantai III Pemkab PPU. (istimewa)

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memberikan penghargaan kepada PT Waru Kaltim Plantation (WKP) dan PT Sukses Tani Nusasubur (STN) atas komitmen dan kontribusi keduanya dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, didampingi Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah PPU, di Kantor Bupati Penajam Paser Utara, belum lama ini.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap konsistensi PT WKP dan PT STN dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Melalui berbagai program TJSL, kedua perusahaan telah berkontribusi pada sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, serta pembangunan sarana dan prasarana yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Dalam sambutannya, Bupati PPU Mudyat Noor menegaskan bahwa pelaksanaan TJSL oleh perusahaan bukan sekadar bentuk kedermawanan, melainkan kewajiban yang diatur dalam sejumlah regulasi, mulai dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas hingga Peraturan Daerah PPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan. Di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas, ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi kunci untuk menopang pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kondisi fiskal Kabupaten PPU saat ini memang tidak begitu baik. Justru karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan harus terus dijaga agar pembangunan tetap berjalan secara transparan, terbuka, dan akuntabel,” ujarnya.

Mudyat Noor mendorong agar program TJSL ke depan dirumuskan bersama sejak awal antara perusahaan, pemerintah desa, dan kecamatan terdekat dengan lokasi perusahaan, sehingga tidak terjadi tumpang tindih pembiayaan dengan APBD dan penggunaan dana TJSL benar-benar tepat sasaran.

Ia berharap ketepatan sasaran itu juga dapat menekan potensi gesekan sosial antara perusahaan dan masyarakat sekitar wilayah operasional.

“Kalau program TJSL tepat sasaran, masyarakat akan merasakan langsung manfaat kehadiran perusahaan. Ini juga akan memperkuat dukungan masyarakat terhadap kelancaran operasional perusahaan itu sendiri,” katanya.

Manajemen PT Waru Kaltim Plantation, Miftahul Ulum, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi PT WKP dan PT STN untuk terus menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, khususnya Bupati Penajam Paser Utara, atas penghargaan yang diberikan kepada PT WKP dan PT STN. Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menjalankan program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Miftahul.

Ia menegaskan, bagi PT WKP dan PT STN, program TJSL merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Karena itu, setiap program dirancang tidak hanya sebagai bantuan sosial, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Upaya tersebut sejalan dengan semangat Sinergi Bumi dan Manusia untuk Satu Indonesia, yang menjadi landasan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan.

Miftahul menambahkan, keberhasilan berbagai program TJSL tidak lepas dari kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Ke depan, PT WKP dan PT STN berkomitmen untuk terus mengembangkan program yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara. (adv)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *