
RISALAH, PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beraktivitas di kawasan Taman Alun-Alun untuk kembali bersatu dan menyelesaikan berbagai persoalan internal secara musyawarah. Ajakan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama para pelaku UMKM yang membahas sejumlah kendala terkait pengelolaan lapak dan aktivitas usaha di kawasan tersebut.
Dalam pertemuan itu, Abdul Waris menegaskan pentingnya menjaga kekompakan antarpelaku usaha agar persoalan internal tidak menghambat perkembangan UMKM. Menurutnya, para pelaku usaha perlu mengalihkan perhatian pada upaya meningkatkan pendapatan, menarik minat pengunjung, serta menciptakan lingkungan usaha yang nyaman bagi masyarakat.
“Berhenti bertengkar, kembali bersatu. Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana pembeli bisa ramai dan bagaimana bapak ibu bisa mendapatkan penghasilan,” ujarnya.
Ia juga mendorong para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam mengembangkan usaha. Inovasi dapat dilakukan melalui penyediaan produk yang beragam, peningkatan kualitas pelayanan, serta menjaga kebersihan lingkungan tempat berjualan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya tarik kawasan Taman Alun-Alun sekaligus memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang berkunjung.
Selain membahas persoalan internal Himpunan UMKM Taman Alun-Alun (HUTA), pertemuan tersebut turut menyoroti sejumlah kendala yang dihadapi pedagang, di antaranya ketersediaan listrik, pengelolaan lapak, serta rencana pemanfaatan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk mendukung aktivitas UMKM.
Berbagai persoalan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. Pemkab PPU menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi penyelesaian kendala yang dihadapi para pelaku usaha, sehingga kegiatan ekonomi di kawasan tersebut dapat berjalan lebih tertib dan kondusif.
Abdul Waris berharap komunikasi dan kerja sama antara sesama pelaku UMKM dapat kembali terjalin dengan baik. Dengan menyelesaikan perbedaan melalui dialog serta memperkuat koordinasi, para pedagang diharapkan dapat lebih fokus mengembangkan usaha masing-masing.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada ketersediaan tempat berjualan, tetapi juga pada kemampuan pelaku UMKM dalam menghadirkan produk yang menarik, menjaga kualitas, dan memberikan pelayanan yang baik.
Melalui upaya tersebut, kawasan Taman Alun-Alun diharapkan dapat menjadi ruang aktivitas ekonomi masyarakat yang produktif sekaligus memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dan pengunjung di Kabupaten Penajam Paser Utara.
(ADV DISKOMINFO PPU)





