RISALAH

Aktual dan Terpercaya

ADVETORIAL Penajam Paser Utara

Bapenda PPU Siapkan Strategi Maksimalkan Potensi Pajak Hiburan

RISALAH, PENAJAM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memaksimalkan potensi penerimaan daerah melalui sektor pajak hiburan. Upaya ini dilakukan guna meningkatkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor yang dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan.

Terlebih, dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku dinilai mempercepat pertumbuhan peluang usaha termasuk di sektor hiburan malam.

Kepala Bapenda PPU, Hadi Saputro mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir terdapat puluhan tempat hiburan malam baru yang berdiri di wilayah PPU. Jika dikelola secara optimal, potensi PAD dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) khususnya jasa kesenian dan hiburan dapat meningkat signifikan.

“Kehadiran IKN ini tempat hiburan mengalami pertumbuhan, diperkirakan mencapai 40 tempat hiburan, tentu potensi ini juga harus bisa kita maksimalkan,” ungkapnya.

Hadi menilai bahwa salah satu faktor meningkatnya jumlah tempat hiburan adalah penyesuaian ekonomi dan sosial masyarakat akibat hadirnya IKN. Pemerintah daerah disebut perlu bergerak cepat melakukan penataan dan penyesuaian agar setiap potensi pendapatan dapat dimanfaatkan.

“Dengan adanya IKN ini kita bisa melihat pasti ada sisi positif dan negatifnya, kita harus cermat menggali segala potensi yang ada ini untuk meningkatkan PAD,” ujarnya.

Sementara itu, Hadi juga menyoroti Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2009 tentang Izin Peredaran Minuman Beralkohol. Aturan tersebut membatasi peredaran minuman beralkohol baik di tempat hiburan malam maupun hotel.

“Untuk memaksimalkan potensi tersebut perlu dilakukan evaluasi terkait dengan Perda ini. Karena minuman keras dengan kadar alkohol tertentu yang tidak sesuai di Perda ini kecuali di hotel bintang tiga ke atas. Tetapi, di tempat hiburan skala kecil faktanya ada kadar alkohol yang dilarang itu beredar,” tutupnya. (Adv)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *