Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil, Diskukmperindag PPU Selenggarakan Operasi Pasar

RISALAH, PENAJAM – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Natal–Tahun Baru (Nataru), Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar operasi pasar guna memastikan ketersediaan bahan pokok sekaligus menstabilkan harga di tingkat konsumen. Kegiatan operasi pasar tersebut mulai 24 – 28 November 2025 dan dilaksanakan di beberapa Kelurahan dan Desa yang ada di Kabupaten PPU.
Pelaksanaan operasi pasar diawali pada 24 November 2025 di Kelurahan Gunung Seteleng dan Desa Bangun Mulyo, kemudian dilanjutkan di Desa Babulu Laut serta Kelurahan Maridan. Kegiatan berlanjut di Kelurahan Sotek dan Kelurahan Telemow, serta di Kelurahan Jenebora dan Kelurahan Gersik. Rangkaian kegiatan ditutup pada 28 November 2025 di Kelurahan Sepan.
Kepala Bidang Perdagangan Diskukmperindag PPU, Marlina mengatakan bahwa operasi pasar tersebut dilaksanakan sebagai langkah antisipasi lonjakan harga yang biasa terjadi menjelang perayaan hari – hari besar.
“Upaya ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. Selain itu, kami ingin memastikan stok tetap aman hingga puncak HBKN,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa dalam kegiatan itu berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga yang lebih stabil, di antaranya minyak goreng, tepung, telur, bawang merah, bawang putih, kacang tanah, kacang kupas, gula merah, gula putih, dan beras.
Pelaksanaan kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah distributor, yaitu Melati Bakti Satya (MBS), Bulog Kanca Paser, Toko SD (Sadikun), Maxi Swalayan, dan Alfamidi yang memastikan kelancaran suplai komoditas di seluruh titik pelaksanaan.
Masyarakat di setiap lokasi tampak antusias memanfaatkan momen ini untuk memenuhi kebutuhan mereka dengan harga yang lebih terjangkau. Selain melakukan penjualan komoditas, tim dari Diskukmperindag PPU juga melakukan pemantauan langsung terhadap harga, ketersediaan stok, dan kelancaran distribusi barang. dukungan dari perangkat kelurahan dan desa turut memperlancar pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Melalui rangkaian operasi pasar ini, pemerintah berharap dapat memberikan dukungan nyata kepada masyarakat menjelang HBKN dan Nataru, menjaga kestabilan harga bahan pokok, serta memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah,” tutupnya. (Adv)





