
RISALAH, PENAJAM – Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur (Kaltim) 2025 yang digelar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dinilai memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Selain menjadi ajang pembinaan atlet muda, kegiatan tersebut juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU, Margono Hadi Susanto mengatakan selama penyelenggaraan Popda, ribuan atlet, pelatih serta pendamping dari berbagai daerah datang, hal tersebut lah yang akan memberikan dampak pada sektor usaha lokal.
“Menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Popda 2025 tentu memberikan peluang terhadap perputaran ekonomi bagi masyarakat setempat,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut juga dapat dijadikan peluang bagi para pelaku usaha mulai dari perhotelan, konsumsi, jasa akomodasi dan lainnya. Margono juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan ruang bagi pelaku UMKM.
“Pemerintah daerah membuka kesempatan selebar – lebarnya bagi UMKM yang ingin memasarkan produk mereka. Apalagi pemerintah sudah menyediakan stand UMKM di sejumlah titik lokasi pertandingan,” ujarnya.
Dengan dampak positif yang dirasakan berbagai pihak, POPDA bukan hanya menjadi ajang unjuk prestasi para pelajar, tetapi juga pendorong ekonomi daerah yang efektif.
Margono meyakinkan pelaksanaan Popda ini berdampak positif bagi para pelaku UMKM. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan dalam ajang olahraga tersebut tidak hanya dilihat dari pertandingan, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (Adv)




