RISALAH

Aktual dan Terpercaya

ADVETORIAL DP3AP2KB

DP3AP2KB PPU Bakal Gandeng IDI Gelar Safari KB di Sejumlah Puskesmas

Kepala DP3AP2KB PPU, Jansje Grace Makisurat. (Dok.Risalah.site)


PENAJAM
– Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berencana memperluas pelaksanaan Safari Keluarga Berencana (KB) dengan menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) PPU. Kegiatan tersebut akan digelar di sejumlah puskesmas di wilayah setempat.

Kepala DP3AP2KB PPU, Jansje Grace Makisurat, mengatakan bahwa Safari KB sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa fasilitas kesehatan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini ke-147 tahun 2026.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga bentuk nyata upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi.

“Pelaksanaan Safari KB ini sudah kami lakukan di beberapa puskesmas dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147,” ujar Jansje Grace Makisurat, Selasa (3/5/2026).

Ia menjelaskan, ke depan pihaknya kembali melanjutkan kegiatan serupa dengan menggandeng IDI PPU. Selain mendukung program pemerintah daerah, kegiatan ini juga akan dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) IDI ke-76 tahun 2026.

“Kami akan kembali melaksanakan kegiatan Safari KB dengan melibatkan IDI. Rencananya dimulai bulan ini dan akan dilaksanakan di beberapa puskesmas di PPU,” jelasnya.

Jansje menambahkan, keterlibatan tenaga medis dari IDI diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan edukasi kepada masyarakat terkait program keluarga berencana, termasuk metode kontrasepsi yang aman dan sesuai kebutuhan.

Sebelumnya, pelaksanaan Safari KB telah dilakukan di Puskesmas Pembantu Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, pada Selasa (28/4/2026). Selain itu, kegiatan serupa juga digelar di Puskesmas Penajam pada Rabu (22/4/2026).

Menurut DP3AP2KB PPU, kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga terlihat antusias mengikuti layanan dan sosialisasi yang diberikan oleh tenaga kesehatan.

Program Safari KB ini diharapkan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kelahiran tidak terencana serta meningkatkan kualitas keluarga di Benuo Taka. (adv)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *