RISALAH

Aktual dan Terpercaya

Kaltimku

Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Desa di Kutim

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (istimewa)


SANGATTA
– Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat desa. Selain menjadi wadah simpan pinjam, koperasi tersebut akan menjalankan berbagai usaha yang menyentuh kebutuhan sehari-hari warga.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengatakan pemerintah daerah menargetkan pembentukan 116 Koperasi Merah Putih yang tersebar di 18 kecamatan. Hingga kini, sebanyak 17 unit telah rampung dibangun dan siap beroperasi setelah kebijakan pelaksanaan dari pemerintah pusat diterbitkan.

“Saat ini sudah ada 17 Koperasi Merah Putih yang rampung dibangun. Total target yang akan hadir di seluruh 18 kecamatan mencapai 116 unit,” ujarnya, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Ardiansyah, koperasi tersebut dirancang untuk memperkuat perekonomian desa melalui berbagai layanan usaha. Di antaranya penyediaan bahan pokok, distribusi elpiji dan pupuk, layanan obat-obatan dasar, hingga penampungan dan pemasaran hasil pertanian serta perkebunan masyarakat.

Dengan model usaha tersebut, pemerintah berharap Koperasi Merah Putih mampu memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di wilayah yang jauh dari pusat perdagangan.

Selain itu, keberadaan koperasi diproyeksikan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan perputaran ekonomi di desa, dan memperkuat posisi masyarakat dalam rantai distribusi komoditas.

Belasan koperasi yang telah selesai dibangun tersebar di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Sangatta, Bengalon, Kaliorang, Karangan, Teluk Pandan, serta beberapa kecamatan di kawasan pesisir.

Pemerintah daerah menargetkan seluruh proses pembangunan Koperasi Merah Putih selesai pada Agustus 2026. Setelah itu, operasional penuh akan menyesuaikan arahan dan kebijakan pemerintah pusat, termasuk peluncuran program secara nasional.

Untuk mendukung keberlanjutan program, Pemkab Kutim juga berkomitmen memberikan pembinaan, pendampingan, serta membuka akses permodalan bagi pengelola koperasi agar mampu berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah berkomitmen terus memberikan dukungan baik dari sisi pembinaan, pendampingan, maupun akses permodalan,” tutupnya. (Red)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *