
RISALAH.SITE – Real Madrid resmi memanggil kembali Jose Mourinho untuk memimpin revolusi baru di Santiago Bernabeu. Pelatih asal Portugal itu dikontrak selama tiga musim hingga Juni 2029, menandai kembalinya salah satu sosok paling kontroversial sekaligus sukses dalam sejarah modern klub.
Keputusan ini bukan sekadar pergantian pelatih. Di tengah puasa gelar yang telah berlangsung selama dua musim, manajemen Madrid memilih sosok yang dikenal memiliki mental juara dan kemampuan membangun tim dalam situasi penuh tekanan.
Untuk mewujudkan kepulangan Mourinho, Real Madrid dikabarkan harus mengeluarkan dana kompensasi sebesar 13 juta poundsterling kepada Benfica. Nilai tersebut menjadi harga yang harus dibayar Los Blancos untuk mengakhiri kontrak sang pelatih bersama klub Portugal itu.
Kembalinya Mourinho juga disebut sebagai realisasi janji Presiden Florentino Perez. Sebelumnya, Perez berkomitmen membawa kembali Mourinho ke Bernabeu apabila terpilih kembali sebagai presiden klub dalam pemilihan awal bulan ini.
Ini menjadi babak kedua Mourinho bersama Real Madrid setelah periode pertamanya pada 2010-2013. Saat itu, ia berhasil mematahkan dominasi Barcelona dengan mempersembahkan gelar LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
Mourinho datang dengan modal meyakinkan. Pada musim lalu, ia membawa Benfica menjalani kompetisi Liga Portugal tanpa satu pun kekalahan. Meski demikian, performa impresif tersebut belum cukup mengantar klub Lisbon itu meraih gelar juara dan harus puas finis di peringkat ketiga.
Sementara itu, Benfica bergerak cepat mengisi kekosongan. Klub tersebut telah mencapai kesepakatan dengan Marco Silva untuk mengambil alih kursi kepelatihan yang ditinggalkan Mourinho.
Kini seluruh perhatian tertuju ke Bernabeu. Mourinho tidak hanya dituntut menghadirkan trofi, tetapi juga mengembalikan identitas dan mentalitas pemenang yang selama ini menjadi ciri khas Real Madrid. Pertanyaannya, mampukah “The Special One” mengulang kejayaan dan membawa Los Blancos kembali ke puncak sepak bola Eropa?





