RISALAH

Aktual dan Terpercaya

ADVETORIAL Penajam Paser Utara

DLH PPU Gelar Rapat Penilaian dan Penetapan Sekolah Adiwiyata 2026

DLH PPU gelar Rapat Penilaian dan Penetapan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tahun 2026.

RISALAH, PENAJAM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup melaksanakan Rapat Penilaian dan Penetapan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat DLH PPU, Rabu (21/10).

Rapat ini merupakan tahapan lanjutan setelah dilaksanakannya penilaian dokumen administrasi dan verifikasi lapangan terhadap sekolah-sekolah calon penerima predikat Adiwiyata. Kegiatan tersebut melibatkan Tim Pembina dan Penilai Sekolah Adiwiyata Kabupaten PPU untuk melakukan penilaian sekaligus menetapkan sekolah yang memenuhi kriteria sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten tahun 2026.

Terdapat tujuh sekolah yang menjadi calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tahun 2026. Ketujuh sekolah tersebut terdiri atas empat sekolah dasar dan tiga sekolah menengah pertama.

Adapun sekolah dasar yang menjadi calon penerima predikat tersebut adalah SDN 001 Penajam, SDN 005 Babulu, SDN 009 Sepaku, dan SDN 023 Sepaku. Sementara itu, tiga sekolah menengah pertama yang mengikuti tahapan penilaian ini ialah SMPN 13 PPU, SMPN 24 PPU, dan SMPN 27 PPU.

Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH PPU, Nuryulianita Sunawardhati, mengatakan bahwa melalui program Adiwiyata, DLH PPU mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Upaya ini juga bertujuan menanamkan kebiasaan positif kepada warga sekolah, mulai dari menjaga kebersihan, mengelola sampah dengan baik, hingga menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam aktivitas pendidikan,” ujarnya.

Menurutnya, program Adiwiyata dapat memperkuat peran sekolah sebagai tempat pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini. Dengan demikian, kesadaran untuk menjaga kelestarian alam tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari kebiasaan warga sekolah dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pelaksanaan program ini, DLH PPU berharap budaya peduli lingkungan semakin berkembang di lingkungan pendidikan. Penerapan kebiasaan menjaga kebersihan, pengelolaan sampah yang baik, serta perilaku ramah lingkungan menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan sekolah yang sehat dan berkelanjutan.

DLH PPU mengajak seluruh sekolah untuk bersama-sama mendukung terwujudnya sekolah berbudaya lingkungan. Upaya tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Penajam Paser Utara yang bersih, sehat, dan lestari.
(ADV DISKOMINFO PPU)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *