RISALAH

Aktual dan Terpercaya

DP3AP2KB

Hari Kartini 2026, DP3AP2KB PPU Dorong Anak Berani Berkarya dan Bermimpi

Kepala DP3AP2KB PPU, Jansje Grace Makisurat. (Dok.Risalah.site)

RISALAH.SITE, PENAJAM — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar sejumlah kegiatan edukatif dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 Tahun 2026.

Kepala DP3AP2KB PPU, Jansje Grace Makisurat, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap isu sosial sekaligus mendorong pengembangan potensi diri sejak dini.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah lomba video pendek bertema stop bullying untuk pelajar tingkat SMP. Hingga kini pendaftar tercatat mencapai belasan peserta turut ambil bagian.

“Kami membuat lomba video pendek stop bullying untuk anak SMP. Pesertanya terakhir sudah lumayan, ada 16 peserta. Kami tentu merasa senang,” ujar, Selasa (21/4/2026).

Ia menjelaskan, melalui lomba tersebut, para peserta diharapkan dapat memahami makna bullying serta mengetahui tindakan yang tidak boleh dilakukan dan langkah yang harus diambil apabila menghadapi situasi tersebut.

“Dengan dibuatnya perlombaan ini, anak-anak bisa belajar apa itu bullying, apa yang tidak boleh dilakukan, dan apa yang harus dilakukan bila menghadapi hal tersebut,” tambahnya.

Selain itu, DP3AP2KB PPU juga menggelar kegiatan passion show bagi anak-anak tingkat TK dan PAUD dengan tema “Cita-citaku”. Dalam kegiatan ini, para peserta mengenakan kostum yang menggambarkan profesi impian mereka di masa depan.

“Kami juga membuat passion show untuk anak-anak TK dan PAUD. Judulnya cita-citaku. Anak-anak mengenakan pakaian sesuai cita-cita mereka untuk memicu keberanian tampil dan mengungkapkan pekerjaan impiannya,” jelasnya.

Menurut Jansje, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus memotivasi anak-anak untuk mulai mengenal dan merencanakan cita-cita sejak dini.

“Dengan kegiatan ini, mereka menjadi lebih berani mengungkapkan keinginan dan termotivasi menentukan cita-cita ketika sudah besar nanti,” pungkasnya. (adv)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *